| Informasi Singkat | Detail Program Beasiswa |
| Penyelenggara | Universitas Padjadjaran (SMUP UNPAD) |
| Target Peserta | Lulusan S1/S1 Terapan (WNI/WNA) maksimal 30 tahun |
| Benefit Beasiswa | Bebas UKT, Dana Riset (Rp 30 Juta/tahun), Uang Saku (Rp 2,5 Juta/bulan) |
| Deadline Pendaftaran | 13 Juli 2026 |
Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026 merupakan salah satu program pendanaan pendidikan bergengsi yang paling ditunggu oleh kalangan akademisi dan peneliti muda di Indonesia. Bagi Anda yang memiliki cita-cita kuat untuk berkontribusi di dunia riset, program ini menawarkan peluang emas yang langka.
Program Beasiswa Pascasarjana Unpad layak anda coba jika anda memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3 di Unpad dengan Bebas biaya.
Simak pembahasan selengkapnya mulai dari pengertian, rincian benefit, kualifikasi persyaratan, hingga langkah-langkah pendaftarannya di bawah ini.
Baca juga Beasiswa Kader Muhammadiyah untuk S2 dan S3

Apa Itu Beasiswa Pascasarjana Unpad (BUPP)?
Beasiswa Pascasarjana Unpad atau yang secara resmi lebih dikenal dengan nama Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP) adalah program beasiswa percepatan pendidikan (fast-track). Program unggulan ini diselenggarakan langsung oleh Universitas Padjadjaran melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP).
Tujuan utama dari penyelenggaraan beasiswa ini adalah untuk mencetak peneliti dan doktor muda yang memiliki kompetensi tinggi di tingkat global. Oleh karena itu, kurikulumnya dirancang khusus agar lulusan Sarjana (S1) bisa langsung menempuh S2 dan S3 secara berkelanjutan.
Penerima beasiswa ditargetkan untuk menyelesaikan pendidikan Magister (S2) dan Doktoral (S3) dalam waktu 4 (empat) tahun saja. Skema ini sangat menguntungkan bagi para lulusan S1 atau S1 Terapan unggul yang ingin berkarir penuh sebagai akademisi, ilmuwan, maupun analis profesional.
Dengan durasi yang dipersingkat tersebut, beban akademis tentu menjadi lebih intensif. Itulah mengapa Unpad mengikutsertakan paket pendanaan finansial yang menyeluruh agar para mahasiswa terpilih dapat fokus seratus persen pada pengembangan riset tanpa harus terbebani persoalan ekonomi.
Benefit dan Keuntungan Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026
Apabila Anda berhasil lolos dan ditetapkan sebagai awardee Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026, Anda berhak mendapatkan sederet manfaat finansial yang sangat prestisius. Berikut adalah rincian keuntungan yang akan Anda peroleh:
- Seluruh tagihan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan dibayarkan secara at cost oleh pihak universitas. Pembebasan biaya ini berlaku penuh selama durasi masa studi maksimal 4 tahun.
- Penerima program Beasiswa Pascasarjana Unpad akan mendapatkan bantuan dana riset hingga Rp 30.000.000,00 per tahun (di luar program Sandwich). Dana ini sangat vital untuk pengadaan sampel, penggunaan laboratorium, dan publikasi jurnal internasional.
- Seluruh penerima program beasiswa juga akan mendapatkan bantuan uang saku Untuk menjamin kesejahteraan selama masa studi di Jatinangor atau Bandung, mahasiswa menerima tunjangan uang saku sebesar Rp 2.500.000,00 per bulan. Tunjangan ini akan disalurkan selama maksimal 4 tahun.
Selain keuntungan yang bersifat finansial, benefit akademis yang ditawarkan program ini juga tidak kalah penting. Mahasiswa Beasiswa Pascasarjana Unpad akan langsung ditempel dan dibimbing oleh profesor ahli yang bertindak sebagai Promotor utama.
Kategori Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP)
Mungkin Anda bertanya-tanya terkait pengelompokan program ini. Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP) dan variasi risetnya dibagi berdasarkan penawaran topik penelitian dari setiap calon promotor.
Untuk periode pendaftaran tahun akademik 2026/2027, BUPP dikelompokkan ke dalam beberapa klaster riset utama yang ditawarkan oleh puluhan profesor ternama di Unpad. Berikut adalah gambaran kategorinya:
1. Kategori Riset Sains, Farmasi, dan Kesehatan
Program ini memberikan porsi yang sangat besar pada riset-riset bidang medis dan eksakta. Ini sangat cocok bagi Anda yang berasal dari prodi sains atau keperawatan. Contoh tawaran penelitian dari promotor BUPP Unpad 2026 meliputi:
- Farmasi: Pengembangan Hidrogel berbasis Minyak Sacha Inchi untuk Terapi Luka Diabetes (Promotor: Prof. Dr. apt. Sriwidodo, S.Si., M.Si.).
- Keperawatan: Pengembangan Model Intervensi Telepalliative untuk Pasien Kanker di Indonesia (Promotor: Prof. Hartiah Haroen).
- Ilmu Kimia: Studi Potensi Senyawa Antimikroba dari Jamur Endofit Daun Sirih Merah (Promotor: Prof. Dikdik Kurnia, M.Sc., Ph.D.).
2. Kategori Riset Agrokompleks dan Konservasi Kelautan
Bagi pelamar Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026 dengan latar belakang pertanian atau kelautan, program ini juga membuka pintu yang sangat lebar. Beberapa riset utama yang masuk dalam pendanaan BUPP antara lain:
- Ilmu Pertanian: Budidaya Padi Rendah Karbon untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (Promotor: Prof. Dr. Mieke Rochimi Setiawati).
- Konservasi Laut: Pemodelan Stabilitas Garis Pantai Berbasis Dinamika Mangrove di Cirebon (Promotor: Subiyanto, Ph.D.).
- Ilmu Peternakan: Evaluasi Limbah Kulit Pepaya sebagai Pakan Alami Domba Lokal (Promotor: Diky Ramdani, Ph.D.).
3. Kategori Riset Sosial Humaniora dan Manajemen
Tidak hanya terbatas pada ilmu pasti, Unpad juga memberikan atensi pada penelitian kebijakan publik dan inovasi bisnis. Hal ini menjadikan Beasiswa Pascasarjana Unpad inklusif untuk berbagai spektrum pendidikan.
- Ilmu Manajemen: Inovasi dan Kewirausahaan Berbasis Teknologi untuk Kinerja Bisnis yang Berkelanjutan (Promotor: Prof. Budi Harsanto).
- Kesejahteraan Sosial: Konsekuensi Sosial-Ekonomi dari Publikasi CSR Digital Terhadap Penerima Manfaat (Promotor: Dr. Santoso Tri Raharjo).
Calon mahasiswa diwajibkan untuk meninjau secara mendalam daftar 24 promotor beserta topik penelitian mereka yang tersedia di website SMUP Unpad. Kesesuaian minat akademis Anda dengan topik promotor menjadi kunci utama kelulusan.
Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026
Menembus seleksi Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026 membutuhkan persiapan yang matang. Panitia memberlakukan standar kualifikasi yang ketat guna memastikan kualitas sumber daya manusia yang direkrut. Berikut adalah rincian persyaratannya:
Syarat Administrasi Umum
- Pendaftar berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).
- Merupakan lulusan program Sarjana (S1) atau Sarjana Terapan dari perguruan tinggi yang telah diakui dan terakreditasi oleh BAN-PT atau LAM-PTKes.
- Batas usia maksimal pendaftar adalah 30 tahun tepat pada saat proses pendaftaran berlangsung.
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.25 untuk lulusan universitas dalam negeri.
- Bagi lulusan luar negeri, diwajibkan memiliki Grade Point Average (GPA) minimal 3.5 dari skala 4.0.
Syarat Nilai Sertifikasi Ujian
- Pendaftar harus melampirkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan nilai minimal 525. Lembaga yang diakui UNPAD meliputi PIP Unpad, PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, dan BAPPENAS.
- Wajib melampirkan hasil English Language Test (ELT) UNPAD dengan skor minimal 525 (maksimal usia dokumen 2 tahun).
- Alternatif sertifikat bahasa yang diakui adalah IELTS (skor minimal 6.0), TOEFL iBT (skor minimal 70), atau tes melalui PLTI dan Duolingo.
Syarat Rekomendasi dan Dokumen Khusus
- Calon awardee Beasiswa Pascasarjana Unpad wajib melampirkan dua surat rekomendasi akademik. Satu dari pembimbing S1, dan satu lagi dari Guru Besar atau Lektor Kepala (bergelar Doktor) yang dirilis menggunakan kop universitas.
- Membuat pakta integritas bermeterai yang menyatakan kesanggupan menyelesaikan program fast-track S2-S3 ini dalam batas waktu maksimal 4 tahun.
- Menyertakan surat pernyataan kesediaan menanggung pembiayaan studi secara mandiri apabila sewaktu-waktu status beasiswa dicabut karena tidak memenuhi performa.
Syarat Pembebasan Tes (Jalur Scopus)
Unpad memberikan apresiasi besar bagi pelamar yang memiliki rekam jejak riset mumpuni. Apabila Anda pernah menerbitkan jurnal ilmiah terindeks Scopus Q1 sebagai penulis utama (first author), Anda secara otomatis dibebaskan dari kewajiban melampirkan sertifikat TKA maupun sertifikat Tes Bahasa Inggris.
Syarat Kelanjutan Beasiswa (Pasca Penerimaan)
Setelah lolos menjadi penerima Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026, perjuangan tidak lantas berhenti. Mahasiswa diwajibkan mempertahankan IPK minimal 3.5 pada akhir evaluasi semester kedua.
Lebih lanjut, mahasiswa ditargetkan lulus jenjang magister secara utuh di semester 3. Pada semester 4, mahasiswa harus sudah berhasil lulus Ujian Usulan Riset (SUR) sebagai gerbang pembuka penelitian disertasi doktoral.
Prosedur / Cara Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Unpad
Proses seleksi dan pendaftaran dikelola sepenuhnya secara terpadu melalui website resmi Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP). Silahkan anda siapkan persyaratan dan dokumen pendaftaran program beasiswa ini. Silahkan daftarkan diri anda pada link berikut https://admission.unpad.ac.id/
Jadwal dan Deadline Pendaftaran BUPP 2026
Keakuratan waktu (timing) adalah nyawa dari strategi pendaftaran beasiswa. Pihak penyelenggara tidak memberikan toleransi atas keterlambatan unggah dokumen.
Oleh karena itu, pastikan Anda mencatat kalender akademik SMUP Unpad di bawah ini agar Anda bisa mempersiapkan berkas jauh-jauh hari sebelum tenggat waktu pendaftaran ditutup.
| Rangkaian Seleksi SMUP BUPP | Tanggal Pelaksanaan 2026 |
| Pendaftaran Online & Finalisasi Berkas | 11 Mei – 13 Juli 2026 |
| Tes Ujian dan Wawancara Daring | 22 – 27 Juli 2026 |
| Pengumuman Akhir Kelulusan | 31 Juli 2026 |
FAQ Beasiswa Pascasarjana Unpad
Banyak calon mahasiswa yang masih kebingungan dalam memahami mekanisme program beasiswa fast-track ini. Untuk membantu Anda, kami merangkum daftar pertanyaan teratas seputar Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026:
1. Apakah Beasiswa Pascasarjana Unpad BUPP terbuka untuk lulusan kampus swasta? Ya, sangat terbuka. Lulusan S1 dari kampus negeri maupun swasta (bahkan lulusan universitas luar negeri) berhak melamar, asalkan kampus asal tersebut telah diakui dan terakreditasi minimal oleh BAN-PT atau LAM-PTKes.
2. Apakah saya wajib menyusun proposal penelitian dari nol saat mendaftar? Tidak sepenuhnya dari nol. Anda diwajibkan untuk mengembangkan Statement of Purpose yang diselaraskan (aligned) dengan rancangan judul riset yang telah ditetapkan dan ditawarkan oleh Promotor BUPP di website resmi SMUP.
3. Bolehkah mendaftar BUPP Unpad jika IPK S1 saya adalah 3.20? Sayangnya, Anda tidak memenuhi syarat administrasi mutlak. SMUP Unpad menetapkan ambang batas terbawah IPK S1 adalah 3.25 untuk lulusan universitas di Indonesia. Sistem secara otomatis akan menolak pendaftaran di bawah ambang batas (threshold) tersebut.
4. Apakah sertifikat TOEFL ITP biasa dapat digunakan untuk mendaftar beasiswa ini? Unpad menerapkan kebijakan validasi sertifikat bahasa yang spesifik. TOEFL ITP konvensional tidak disebutkan secara gamblang dalam daftar yang diakui. Anda diwajibkan menggunakan sertifikat ELT Unpad, PLTI, Duolingo, IELTS (min. 6.0), atau TOEFL iBT (Internet-based Test min. 70).
5. Apa pengertian sistem Fast-Track S2 ke S3 di beasiswa BUPP? Sistem Fast-Track adalah akselerasi pendidikan berkelanjutan. Alih-alih menghabiskan waktu 2 tahun untuk Magister dan 3-4 tahun untuk Doktoral, penerima beasiswa ini akan diforsir untuk mengkristalisasi riset S2 agar langsung bermuara pada kelulusan riset S3 hanya dalam kurun waktu 4 tahun total tanpa jeda kelulusan di tengah.
6. Apa sanksi jika mahasiswa tidak memenuhi target IPK 3.5 di semester kedua? Evaluasi program sangat ketat. Apabila target akademis tidak terpenuhi (baik IPK maupun timeline kelulusan magister), status penerimaan pendanaan beasiswa dapat dihentikan sepihak. Mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi, namun berubah status menjadi mahasiswa reguler mandiri yang wajib membayar biaya pendidikan (tuition fee) secara pribadi.
7. Apakah pelamar Beasiswa Pascasarjana Unpad boleh berstatus sebagai karyawan aktif? Sangat tidak disarankan. Program fast-track ke jenjang Doktoral menuntut komitmen dedikatif secara full-time. Terlebih lagi, mahasiswa harus memenuhi jam kerja riset harian di laboratorium atau di lapangan demi memenuhi prasyarat lulusan berbasis riset tingkat dunia bersama promotor.
8. Bagaimana cara mendapatkan pengecualian syarat sertifikat Tes Bahasa Inggris dan TKA? Satu-satunya jalur pengecualian adalah memiliki kapabilitas riset taraf internasional. Jika Anda memiliki portofolio sebagai Penulis Pertama (First Author) pada publikasi jurnal bergengsi yang terindeks Scopus kuartil 1 (Q1), Anda secara otomatis dibebaskan dari syarat skor TPA/TKA dan ujian Bahasa Inggris.
Kontak Resmi Penyelenggara
Memastikan validitas informasi langsung dari sumber utamanya adalah sebuah langkah mitigasi yang bijak. Bagi Anda yang mengalami hambatan sistem upload atau memerlukan kepastian teknis terkait pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026, silakan merujuk pada kanal informasi resmi berikut:
- Laman Informasi Lengkap BUPP: https://smup.unpad.ac.id/beasiswa-unggulan-pascasarjana-padjadjaran/
- Aplikasi Pendaftaran SMUP: https://pendaftaran.unpad.ac.id/
- Layanan Surat Elektronik (Email): dit.akademik@unpad.ac.id
Gunakan korespondensi yang formal dengan menyertakan nama terang, nomor identitas pendaftar, dan lampiran tangkapan layar (jika mengalami error teknis pendaftaran online) saat mengirimkan email keluhan kepada panitia.
Bagi mahasiswa unggul yang berdedikasi tinggi terhadap kemajuan riset, Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026 (BUPP) adalah jawaban terbaik atas tantangan aksesibilitas pendidikan doktoral di Indonesia. Dengan skema integrasi jenjang magister dan doktoral selama 4 tahun penuh, program ini menjadi landasan pacu yang luar biasa untuk melesatkan karir akademis di usia muda.
Kombinasi antara gratis biaya kuliah, kucuran dana riset puluhan juta rupiah, hingga sokongan biaya hidup bulanan menjadikan beasiswa ini sangat ideal dan kompetitif. Demikianlah informasi lengkap Beasiswa Pascasarjana Unpad 2026 yang bisa anda coba. Silahkan anda bagikan informasi ini kepada sahabat dan keluarga anda yang membutuhkan.

Saya adalah penerima beasiswa Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri atau dikenal BPPDN Calon Dosen 2013. Suka memberikan informasi dan diskusi terkait Informasi Beasiswa Terbaru sejak tahun 2013.